dari arah pasar simpang ke hotel sheraton dago, setelah darul hikam dapat ditemui penjual surabi yang proses pembuatannya masih menggunakan kayu bakar… posisinya ada di sebelah kanan jika menuju dago atas.
walaupun sebelahnya kadang dilakukan bongkar-angkut sampah, masih saja banyak pembeli yang berdatangan. mungkin karena jam berjualannya dari sekitar jam 05:30-06:30 sehingga bau2 tak sedap itu belum menyeruak. surabi yang ditawarkan pun beraneka ragam, dari polos, oncom, coklat susu, hingga telur pun ada.
menurut saya, surabi ini enak, bukan karena dekat tempat sampanya ya…
tapi memang karena rasanya dan pembuatannya yang masih tradisional…
salah satu potongan kue surabinya ada dibawah ini:
humm




bener banget!
surabi polos dan surabi oncom jeuh lebih enak dari surabi enhaai atau surabi imut dengan aneka rasa. malah jadi barinjan rasanya teh.
mendingan anu karuhun nya?
surabi yang didepan sekolah itu, fa ? Kalo dari bawah sebelum jalan masuk kanayakan ya ?
tidak depan sekolah darul hikam bgt, masih keatas lagi. memang sebelum jalan masuk kanayakan. pernah coba?
di daftar menunya ada tulisan: karuhun….tu
bukan depan dh, fa. depan sd seberang bappeda. Pernah nyoba, tapi kudu pagi2 sekali. Sering dah kehabisan sebelum jam setengah 8.. Porsinya itu loh ditambah harganya yang terbilang murah… Jadi kangen bandung….